Pages

Showing posts with label motor repulsion. Show all posts
Showing posts with label motor repulsion. Show all posts

18.12.12

Repulsion Induction Motor



Dari semua motor jenis repulsi, jenis repulsion induction motor adalah yang paling sering dipakai, karena memiliki karakteristik yang paling baik diantara semua motor jenis repulsi. Motor ini sangat cocok digunakan untuk aplikasi yang pembebanannya menggunakan kopling atau puli.
Motor ini merupakan kombinasi dari motor repulsi dan motor induksi dan kadang mengacu sebagai motor repulsi rotor sangkar (squirrel-cage repulsion motor). Motor ini memiliki karakteristik motor repulsi dan karakteristik kecepatan konstan seperti yang ada pada motor induksi.
Motor ini memiliki kumparan stator seperti kumparan stator pada motor jenis repulsi lainnya. Namun ada 2 kumparan independen terpisah pada jangkar (rotor):
1.       Kumparan rotor sangkar
2.       Kumparan komutator yang sama seperti jangkar pada motor DC
Kedua kumparan ini berfungsi selama keseluruhan periode beroperasinya motor. Motor ini mempunyai pengaturan kecepatan yang sangat baik ketika tanpa beban dan full beban. Motor ini juga karakteristik bekerjanya sama dengan motor compound DC. Symbol rangkaian terdapat pada gambar.


Beberapa alat yang menggunakan motor repulse induksi yaitu:
1.       Petrol pumps
2.       Compressors
3.       Refrigerators
4.       Mixing machines
5.       Lifts and Hoists


 karakteristik torsi terhadap kecepatan pada motor jenis repulse


Pada motor repulsi nilai torsi tidak berbanding lurus dengan kecepatan motor, ketika starting motor repulsi memiliki kecepatan putaran motor rendah sedangkan torsi yang dihasilkan tinggi. Sedangkan pada motor repulsion-start induction-run, titik X pada gambar diatas adalah saat ketika saklar sentrifugal dihubungsingkatkan sehingga grafik torsi terhadap kecepatan akan seperti gambar kedua ketika batas mencapai batas full load namun tetap beban terus ditambah maka motor akan berhenti berputar.


Herman, Stephen L. (2009) fourth edition Delmar’s Standard Textbook of electricity. Canada: Delmar Cencage Learning.
Theraja B.L, dan Theraja A.K. (1984) A Textbook of Electrical Technology Volume II: AC & DC Machine. New Delhi: Nirja construction and developmeny
 

Repulsion-start Induction-run Motor



Dari nama jenis motor ini jelas bahwa motor jenis repulse ini pada saat awal memakai prinsip repulse sedangkan ketika mencapai 75% dari kecepatan penuh, Alat yang disebut penghubung singkat sentrifugal menghubungsingkatkan komutator dengan demikian motor ini bekerja dengan induksi sebagaimana kerja motor rotor sangkar (squirrel-cage). Setelah komutator terhubung singkat, sikat tidak lagi membawa arus, dengan demikian sikat dapat diangkat dari komutator untuk mencegah rugi gesekan.


Berdasarkan desainnya, motor repulsion-start dibagi menjadi 2 jenis: 
Brush-lifting, sikat secara otomatis diangkat dari komutator setelah komutator dihubungsingkatkan. Jadi desain jenis ini hanya memakai fungsi sikat pada saat awal bekerja motor sebagai epulse. Pada umumnya motor ini memiliki komutator berbentuk radial dan dibuat dalam ukuran kecil dan besar.

Brush-riding, sikat akan terus terpasang pada komutator. Jadi desain jenis ini akan terus memakai sikat pada komutator walaupun komutator telah dihubungsingkatkan. Motor jenis ini menggunakan bentuk komutator axial dan selalu dibuat dalam ukuran kecil.

Motor jenis Repulsion-start Induction-run Motor dapat diaplikasikan untuk:
1.       Kompresor
2.       Hoist
3.       Pompa
4.       Machine tools
5.       Floor-polishing


Herman, Stephen L. (2009) fourth edition Delmar’s Standard Textbook of electricity. Canada: Delmar Cencage Learning.
Theraja B.L, dan Theraja A.K. (1984) A Textbook of Electrical Technology Volume II: AC & DC Machine. New Delhi: Nirja construction and developmeny